Deskripsi
Penulis:
dr. Andini Dyah Sitawati, Sp.KJ.
dr. Ade Yoska Tilla Serihati, M.KM.
Ifa Najiyati, M.P.H.
dr. Hedya Nadhrati Surura, M.Biomed.
Dr. dr. Mayang Sari Ayu, MARS, M.H.Kes., Sp.KKLP.
dr. Hilmia Fahma, M.H., Sp.KJ.
dr. Novrita Ilmiyanti, MARS., C.CRM., FISQua.
dr. Zulfa Zahra, Sp.KJ(K).
dr. Istanti Siti Rahmawati Hartiwi, SpOG., S.H., MH.Kes.
dr. Agustiawan, MKM., AIFO-K., FRSPH., FISQua.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, belajar, dan mencari hiburan. Internet, media sosial, permainan daring, serta berbagai aplikasi digital menawarkan kemudahan dan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, di balik manfaat tersebut, muncul tantangan serius berupa adiksi digital yang semakin berdampak pada kesehatan mental individu dan masyarakat. Hadir untuk mengulas fenomena ini secara komprehensif, ilmiah, dan berbasis bukti.
Buku ini membahas adiksi digital sebagai gangguan perilaku yang melibatkan perubahan neurobiologis pada sistem reward otak, regulasi emosi, dan kontrol diri. Dengan mengintegrasikan temuan terbaru dari ilmu saraf, psikologi, dan kesehatan masyarakat, pembaca diajak memahami bahwa adiksi digital bukan sekadar masalah kebiasaan atau moral, melainkan kondisi kesehatan mental yang kompleks dan multidimensional. Berbagai bentuk adiksi digital, seperti adiksi media sosial, judi online, belanja daring, dan pornografi digital, diuraikan secara sistematis beserta mekanisme, faktor risiko, dan dampak kesehatannya.
Selain aspek biologis dan psikologis, buku ini menyoroti peran faktor sosial, keluarga, lingkungan, serta desain teknologi yang adiktif dalam memperkuat perilaku penggunaan digital yang bermasalah. Pembahasan mengenai faktor protektif, resiliensi, literasi digital, dan dukungan sosial memberikan perspektif pencegahan yang konstruktif dan aplikatif. Mengulas strategi deteksi dini dan intervensi berbasis bukti, termasuk pendekatan kognitif-perilaku, penguatan diri, dan intervensi berbasis komunitas.
Keunggulan terletak pada pendekatan interdisipliner yang mengaitkan aspek klinis dengan kebijakan dan regulasi kesehatan di Indonesia. Dengan mengulas kerangka hukum dan kebijakan yang relevan, menempatkan adiksi digital sebagai isu kesehatan masyarakat yang membutuhkan respons sistemik. Ditujukan bagi tenaga kesehatan, pendidik, mahasiswa, pembuat kebijakan, serta pembaca umum yang tertarik pada isu kesehatan mental, diharapkan menjadi rujukan penting dalam membangun penggunaan teknologi yang sehat, seimbang, dan bertanggung jawab di era digital.
Ukuran: 15,5 cm x 23 cm
Tebal: 172 halaman
ISBN: dalam proses


Ulasan
Belum ada ulasan.