Agroindustri sebagai Wahana Pemberdayaan Petani Penulis: Prof. Dr. nat. techn. Ir. Mursalim, IPU., ASEAN Eng.

New!

Buku ini menyoroti pentingnya industrialisasi agribisnis sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan di Indonesia. Industrialisasi agribisnis menawarkan solusi melalui penerapan teknologi modern, praktik manajemen yang efisien, dan integrasi rantai nilai yang lebih baik. Dengan mengadopsi teknologi pertanian modern seperti mekanisasi, irigasi cerdas, dan teknologi informasi, produktivitas pertanian dapat ditingkatkan secara signifikan. Hal ini tidak hanya meningkatkan volume produksi tetapi juga mengurangi biaya produksi per unit, sehingga meningkatkan profitabilitas usaha pertanian. Lebih lanjut, industrialisasi agribisnis juga dapat membuka peluang investasi di sektor pertanian, baik dari dalam maupun luar negeri. Investasi ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan yang lebih baik. Dengan demikian, industrialisasi agribisnis tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Terdiri atas 10 bab yang mengulas tentang industrialisasi agribisnis, agroindustri sebagai pengerak utama pembangunan agribisnis, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan dan kemitraan agroindustri, peranan IPTEK dalam pengembangan agroindustri, bahan baku, pasar dan pemasaran produk agroinduatri, peluang dan kendala pengembangan agroindustri, dan aspek finasial usaha agroindustri.

Kategori:

Deskripsi

Buku ini menyoroti pentingnya industrialisasi agribisnis sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan di Indonesia. Industrialisasi agribisnis menawarkan solusi melalui penerapan teknologi modern, praktik manajemen yang efisien, dan integrasi rantai nilai yang lebih baik. Dengan mengadopsi teknologi pertanian modern seperti mekanisasi, irigasi cerdas, dan teknologi informasi, produktivitas pertanian dapat ditingkatkan secara signifikan. Hal ini tidak hanya meningkatkan volume produksi tetapi juga mengurangi biaya produksi per unit, sehingga meningkatkan profitabilitas usaha pertanian. Lebih lanjut, industrialisasi agribisnis juga dapat membuka peluang investasi di sektor pertanian, baik dari dalam maupun luar negeri. Investasi ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan yang lebih baik. Dengan demikian, industrialisasi agribisnis tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Terdiri atas 10 bab yang mengulas tentang industrialisasi agribisnis, agroindustri sebagai pengerak utama pembangunan agribisnis, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan dan kemitraan agroindustri, peranan IPTEK dalam pengembangan agroindustri, bahan baku, pasar dan pemasaran produk agroinduatri, peluang dan kendala pengembangan agroindustri, dan aspek finasial usaha agroindustri.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Agroindustri sebagai Wahana Pemberdayaan Petani Penulis: Prof. Dr. nat. techn. Ir. Mursalim, IPU., ASEAN Eng.”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping cart

close