Deskripsi
Buku ini hadir sebagai panduan menyeluruh studi kelayakan bandar udara di Indonesia dengan pendekatan demand-driven. Di tengah maraknya pembangunan transportasi udara, banyak proyek masih minim kajian sehingga berisiko tidak efisien. Menawarkan paradigma baru: setiap keputusan teknis, ekonomi, dan finansial didasarkan pada analisis permintaan yang akurat dan kontekstual.
Secara sistematis, pembaca diajak memahami esensi studi kelayakan, regulasi nasional, standar internasional ICAO dan FAA, hingga metode peramalan permintaan. Narasi yang praktis dan mengalir, dilengkapi studi kasus nyata di Indonesia, membuat pembahasan lebih aplikatif. Fokus utamanya adalah membangun bandara yang tepat—lokasi, ukuran, waktu, dan biaya—serta mengajarkan cara menerjemahkan potensi ekonomi wilayah menjadi proyeksi permintaan, menentukan jenis pesawat dan frekuensi penerbangan, serta merancang landasan pacu, taxiway, apron, dan terminal secara efisien.
Kontribusi penting buku ini adalah pembahasan pentahapan pembangunan (staged development), yang memungkinkan bandara dikembangkan bertahap sesuai pertumbuhan permintaan, sehingga investasi lebih hemat, risiko finansial berkurang, dan fleksibilitas terjaga. Analisis kelayakan ekonomi dan finansial dibahas komprehensif, termasuk NPV, IRR, BCR, Payback Period, serta analisis sensitivitas dan risiko.
Aspek lingkungan dan sosial juga mendapat perhatian, mulai dari mitigasi kebisingan, kualitas udara dan air, dampak ekosistem, hingga keterkaitan dengan AMDAL dan UKL-UPL. Bagian akhir menyajikan panduan praktis penyusunan dokumen studi kelayakan, analisis multi-lokasi dengan metode scoring, serta pembobotan komprehensif.
Mengintegrasikan regulasi Indonesia (PM 55/2023), standar internasional (ICAO Annex 14, FAA Circulars), dan literatur klasik (Horonjeff et al.), buku ini menjembatani kepatuhan regulasi dengan praktik terbaik global. Dengan gaya naratif yang mudah dipahami dan contoh kasus dari wilayah pariwisata, industri, hingga perbatasan, menjadi referensi berharga bagi perencana, konsultan, akademisi, dan pengambil kebijakan. Lebih dari sekadar panduan teknis, buku ini mengubah paradigma perencanaan bandara dari “bangun dulu, cari manfaat kemudian” menjadi “pahami kebutuhan, bangun tepat, dan tumbuh berkelanjutan.”
Ukuran: 15,5 cm x 23 cm
Tebal: 317 halaman
ISBN: 978-623-132-877-9


Ulasan
Belum ada ulasan.