Deskripsi
Penulis:
Ranjani, S.Sos., M.P.A., Gigieh Henggar Jaya, S.TP, M.Sc., Chamid Sutikno, S.IP, M.Si., Thahrina Azriah, M.Si., Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Ag., Suci Lestari, S. Stat., M.Si., Titi Rahmawati, M.Si., Arif Muhamad Nurdin, S.Kom., M.Kom., Aufi Meska Aulia., Cikal Lintang Diera Prameswari., Rizky Amalia Putri, S.H., MAP., Shinta Julianti, S.Sos., M.Si., Puri Septiana Nursetiyawati, S.Sos., M.Si., Amalia Nur Ramadhani, S.Sos., M.Si., Tissa Silvia, S.Sos, M.A.P., Dr. Agus Sumantri, M.Pd., Isty Mustikaningtyas Wahyuningsih, S.Pd., M.Sc., Tiara Nurazizah., Khayu Rohmi, S.A.P., MPA., Wahyu Fahmi Rizaldy, S.H., M.H.
Editor: Dra. Lilis Sri Sulistiani, M.M.
Buku ini merupakan wacana akademis mendalam yang meneliti transformasi pemerintahan lokal di tengah arus perkembangan teknologi dan tuntutan global yang keberlanjutan. Secara sistematis disusun menjadi tiga belas bab yang mencakup empat pilar utama transformasi pemerintah daerah.
Pertama, Transformasi Digital dan Tata Kelola Berbasis Data Narasi menyeluruh dari dimulai dengan mengeksplorasi pergeseran paradigma menuju Pemerintahan Digital. Kedua, Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Lokal memberikan perhatian khusus pada isu-isu keberlanjutan melalui perbandingan lintas negara (Yogyakarta dan China) dan evaluasi kebijakan khusus seperti strategi Zero Waste dan manajemen bencana adaptif. Ketiga, inovasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Di luar aspek teknokratis semata, karya ini membedah dimensi sosiologis perubahan sosial di tingkat desa. Melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dan analisis transisi dari birokrasi ke kolaborasi, buku ini mendokumentasikan bagaimana gerakan sosial dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan (tata kelola kolaboratif) menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan lokal. Ke empat, Desain Ulang Sektor Publik dan Dinamika Politik Sektor pendidikan dan peraturan tidak dikecualikan dari analisis.
Menawarkan kerangka pemikiran yang komprehensif untuk akademisi, praktisi pemerintah, dan pembuat kebijakan. Dengan menggabungkan teori-teori mutakhir dan studi kasus empiris, kajian ini secara efektif menjembatani kesenjangan antara ambisi inovasi teknologi dan realitas sosial-politik di tingkat lokal, seraya menegaskan bahwa masa depan pemerintah daerah terletak pada sinergi antara efisiensi digital, partisipasi publik, dan keberlanjutan ekologis.
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal: 275 halaman
ISBN: dalam proses


Ulasan
Belum ada ulasan.