Deskripsi
Penulis:
Halmi Nasruloh
Fara Anindita Rahmawati
Yubqiena Watsikul Kafi
Buku ini memberikan pemahaman tentang kisah menelusuri sejarah panjang dan banyaknya persoalan antara Islam dan Prancis yang menjadikan adanya dua peradaban besar saling berhubungan. Hubungan antara dua peradaban besar ini telah berlangsung dengan suatu tatanan kokoh dan berlangsung lama. Jalur perdagangan, diplomasi, dan pertukaran gagasan telah menjadi penghubung yang kedua peradaban sejak Abad Pertengahan. Pertukaran intelektual dan budaya juga telah berlangsung secara intensif, sehingga mempengaruhi perkembangan kedua peradaban ini.
Kisahnya yang dimulai pada masa keemasan dari Dinasti Abbasiyah yang mana ketika karya-karya ilmuwan Muslim seperti Ibnu Sina, Al-Farabi, Al-Khawarizmi, dan Ibnu Rushd diterjemahkan oleh para sarjana Eropa di Toledo dan Palermo. Hasil terjemahan tersebut kemudian masuk ke institusi pendidikan terkemuka di Prancis, salah satunya Universitas Paris dan memberi kontribusi besar bagi perkembangan landasan ilmu pengetahuan di Eropa. Keberadaan komunitas Muslim yang paling awal dari Afrika Utara dan Andalusia yang bermukim dan berdagang di kawasan pelabuhan Laut Tengah.
Adanya pembawaan budaya dan teknologi kemudian mempengaruhi masyarakat lokal yang tidak hanya terlihat dalam cara berinteraksi, tetapi dalam pola pikir serta gaya hidup sehari-hari. Kehadiran unsur budaya baru sering kali menyebabkan proses adaptasi, di mana masyarakat lokal mencoba menyesuaikan nilai-nilai lama dengan kebiasaan modern yang dibawa. Teknologi yang masuk turut mengubah struktur sosial, mempercepat arus informasi, serta memengaruhi cara masyarakat bekerja dan berkomunikasi. Memasuki era modern, hubungan antara Prancis dan dunia Islam semakin berkembang. Salah satunya yaitu melalui ekspedisi Napoleon ke Mesir serta mendirikan berbagai pusat peradaban Arab dan Islam, seperti Ecole des Langues Orientales dan Institut du Monde Arabe.
Ukuran: 15,5 cm x 23 cm
Tebal: 121 halaman
ISBN: dalam proses


Ulasan
Belum ada ulasan.