KEHIDUPAN NELAYAN PESISIR Potret Sosial Ekonomi di Dusun Pantai Penulis: Helmy Rayhan Sulaeman & Junianto

Rp 53.000

New!

Buku ini menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai dinamika masyarakat nelayan di Dusun Pesisir, sebuah kawasan pesisir di Kota Cirebon yang sejak lama hidup berdampingan dengan laut. Buku ini mengangkat sejarah dusun, tradisi bahari, pola permukiman, serta nilai-nilai sosial yang membentuk karakter komunitas pesisir.
Pembaca diajak menelusuri bagaimana kehidupan keluarga nelayan berjalan dalam ketidakpastian hasil tangkapan, tekanan ekonomi. Peran perempuan nelayan juga menjadi sorotan penting mereka bukan hanya penjaga rumah tangga, tetapi motor ekonomi keluarga melalui usaha olahan hasil laut. Tradisi seperti Sedekah Laut (Nadran) menunjukkan kuatnya spiritualitas dan kebersamaan masyarakat yang hidup menghadapi risiko alam setiap hari.
Membahas ragam nelayan, jenis alat tangkap, serta komoditas utama seperti selangat dan kembung yang menjadi sumber penghidupan harian. Rantai distribusi hasil laut dijelaskan secara kritis, menyoroti peran dominan pengepul dan keterbatasan akses ekonomi nelayan kecil. Selain itu, tantangan besar seperti perubahan iklim, abrasi, pencemaran, serta modernisasi pesisir dianalisis sebagai ancaman terhadap keberlanjutan hidup dan budaya lokal.
Secara keseluruhan, menyajikan potret nyata kehidupan nelayan Cirebon—sebuah kisah tentang ketahanan, kerja keras, solidaritas, dan upaya bertahan di tengah tekanan ekonomi dan lingkungan yang terus berubah.

Ukuran: 13 cm x 19 cm
Tebal: 110 halaman
ISBN: dalam proses

Kategori:

Deskripsi

Buku ini menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai dinamika masyarakat nelayan di Dusun Pesisir, sebuah kawasan pesisir di Kota Cirebon yang sejak lama hidup berdampingan dengan laut. Buku ini mengangkat sejarah dusun, tradisi bahari, pola permukiman, serta nilai-nilai sosial yang membentuk karakter komunitas pesisir.
Pembaca diajak menelusuri bagaimana kehidupan keluarga nelayan berjalan dalam ketidakpastian hasil tangkapan, tekanan ekonomi. Peran perempuan nelayan juga menjadi sorotan penting mereka bukan hanya penjaga rumah tangga, tetapi motor ekonomi keluarga melalui usaha olahan hasil laut. Tradisi seperti Sedekah Laut (Nadran) menunjukkan kuatnya spiritualitas dan kebersamaan masyarakat yang hidup menghadapi risiko alam setiap hari.
Membahas ragam nelayan, jenis alat tangkap, serta komoditas utama seperti selangat dan kembung yang menjadi sumber penghidupan harian. Rantai distribusi hasil laut dijelaskan secara kritis, menyoroti peran dominan pengepul dan keterbatasan akses ekonomi nelayan kecil. Selain itu, tantangan besar seperti perubahan iklim, abrasi, pencemaran, serta modernisasi pesisir dianalisis sebagai ancaman terhadap keberlanjutan hidup dan budaya lokal.
Secara keseluruhan, menyajikan potret nyata kehidupan nelayan Cirebon—sebuah kisah tentang ketahanan, kerja keras, solidaritas, dan upaya bertahan di tengah tekanan ekonomi dan lingkungan yang terus berubah.

Ukuran: 13 cm x 19 cm
Tebal: 110 halaman
ISBN: dalam proses

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “KEHIDUPAN NELAYAN PESISIR Potret Sosial Ekonomi di Dusun Pantai Penulis: Helmy Rayhan Sulaeman & Junianto”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping cart

close