Deskripsi
“Dua benda langit tidak ditakdirkan untuk bersatu, kecuali saat gerhana tiba. Tapi, bagaimana jika gerhana itu adalah pertemuan terakhir mereka?”
Lyra Astraluna Adijaya hanya ingin menyelesaikan lukisannya dan memahami mengapa warna langit selalu berubah. Sampai dia bertemu Akza, senior jenius Fisika yang dingin, beraroma mint yang tajam, dan memiliki rahasia di balik rumus-rumus yang ia tulis. Akza bukan sekedar tutor, dia adalah anomali.
Lyra terpaksa belajar Di Jalan Mawar Nomor 13. Rumah megah yang dianggap kosong oleh warga, hingga sosok pelayan misterius bernama Bi Sumi, Lyra mulai menyadari bahwa Akza bukanlah sekadar manusia ansos. Dibalik rumus fisika dan rumah nomor 13 ada Teka teki yang harus dipecahkan.
Dia adalah kotak pandora, dan aku manusia bodo yang nekat membuka isinya
Ukuran: 13 cm x 19 cm
Tebal: 746 halaman
ISBN: dalam proses


Ulasan
Belum ada ulasan.